www.myrmnews.com Warga Dapat Bantuan Air Bersih
Warga Dapat Bantuan Air Bersih
Rakyat Merdeka. Meski telah beberapa kali turun hujan, tapi krisis air di wilayah Kabupaten Bandung ini masih terjadi. Buktinya, ratusan kepala keluarga (KK) di Kampung Jajaway, Majalaya mengalami kesulitan air bersih. Bahkan, untuk bisa mendapatkan air bersih 200 KK tersebut harus membeli air seharga Rp 6.000 liter/tangki.
"Air bersih itu pun merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengatasi kesulitan warga akan kebutuhan air," kata Camat Majalaya, Yiyin Sodikin.

Sebelumnya krisis air, ujar Yiyin, 200 KK di Kampung Jajaway tersebut menggunakan air untuk kebutuhan sehari-harinya dari air sumur yang berasal dari penampungan air Sungai Cikaro. "Namun karena air di sana tidak bersih, sehingga warga hanya menggunakannya untuk cuci dan kakus saja," terangnya.

Ditambahkannya, warga yang mengalami kesulitan air di kampung tersebut meliputi tiga RW. YaituRW 01 sebanyak 60 KK, RW 02 sebanyak 70 KK, dan RW 03 sebanyak 70 KK. "Setiap memasuki musim kemarau, ratusan warga yang tinggal di tiga RW itu selalu mengalami kesulitan air," ujar Yiyin yang saat itu didampingi Sekretaris Kecamatan Majalaya, Lili Sadeli di sela-sela memantau antrean warga yang mengambil air bersih tersebut.

Ia membantah, bila warga di Kampung Jajaway memanfaatkan air sumur dari resapan air limbah industri. Sebab, dari hulu Sungai Cikaro itu tidak terdapat perusahaan industri yang menghasilkan limbah cair. uwa/jpnn
http://www.myrmnews.com